- Harga Emas Antam hari ini merosot tajam sebesar Rp 53.000 per gram, kini berada di level Rp 2.943.000.
- Harga emas dunia di pasar spot anjlok ke level USD 4.861 per ons akibat kebijakan suku bunga The Fed yang tetap tinggi.
- Sentimen penguatan dolar AS dan sikap hawkish Bank Sentral Amerika Serikat menjadi penyebab utama jatuhnya harga logam mulia.
LANGGAMPOS.NET – Kabar mengejutkan datang dari pasar logam mulia pada perdagangan Kamis (19/3/2026). Harga emas hari ini terpantau mengalami koreksi yang sangat dalam, baik untuk harga emas domestik maupun harga emas dunia.
Bagi Anda para investor, penurunan ini menjadi perhatian serius setelah emas sempat mendekati level psikologis Rp 3 juta. Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini 19 Maret 2026 anjlok signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Kondisi ini sejalan dengan ambruknya harga emas spot di pasar internasional. Melansir laporan Reuters, harga emas sempat menyentuh level terendah dalam satu bulan terakhir.
Penyebab Harga Emas Hari Ini Turun Tajam
Pemicu utama rontoknya harga logam kuning ini adalah keputusan Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed). Dalam pertemuan terbarunya, The Fed memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan di level tinggi.
Sikap hawkish Jerome Powell cs ini membuat harapan pelaku pasar akan pemangkasan suku bunga menjadi pudar. Alhasil, indeks dolar Amerika Serikat (AS) semakin perkasa dan menekan daya tarik emas.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil (yield) menjadi kurang menarik bagi investor ketika suku bunga tetap tinggi. Selain itu, dolar yang kuat membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Update Harga Emas Antam Hari Ini 19 Maret 2026
Harga emas batangan Antam hari ini merosot Rp 53.000 menjadi Rp 2.943.000 per gram. Sebelumnya, pada Rabu (18/3), harga emas masih bertahan di posisi Rp 2.996.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam atau harga jual kembali juga mengalami penurunan drastis. Saat ini, harga buyback berada di angka Rp 2.665.000 per gram.
Penurunan ini merupakan salah satu yang terdalam di bulan Maret 2026. Banyak investor mulai bertanya-tanya, apakah ini waktu yang tepat untuk buy on weakness atau justru harga akan semakin melandai.
Meskipun sedang tertekan, beberapa analis menilai emas masih memiliki peluang untuk bangkit. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran, masih menjadi faktor pendukung utama.
Jika eskalasi perang terus memanas, emas sebagai aset safe haven atau pelindung nilai kemungkinan besar akan kembali diburu. Namun, untuk jangka pendek, tekanan dari kebijakan moneter AS masih mendominasi pergerakan pasar.
Pasar kini sedang mencermati rilis data inflasi AS selanjutnya untuk melihat arah kebijakan The Fed berikutnya. Fluktuasi harga diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pantau terus update harga emas hari ini dan prediksi harga emas terbaru agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan investasi. Penurunan harga ini bisa menjadi peluang bagi mereka yang ingin menambah portofolio investasi emas batangan.
Penurunan ini merupakan salah satu yang terdalam di bulan Maret 2026. Banyak investor mulai bertanya-tanya, apakah ini waktu yang tepat untuk buy on weakness atau justru harga akan semakin melandai.
Prediksi Harga Emas dan Sentimen Global
Meskipun sedang tertekan, beberapa analis menilai emas masih memiliki peluang untuk bangkit. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran, masih menjadi faktor pendukung utama.
Jika eskalasi perang terus memanas, emas sebagai aset safe haven atau pelindung nilai kemungkinan besar akan kembali diburu. Namun, untuk jangka pendek, tekanan dari kebijakan moneter AS masih mendominasi pergerakan pasar.
Pasar kini sedang mencermati rilis data inflasi AS selanjutnya untuk melihat arah kebijakan The Fed berikutnya. Fluktuasi harga diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pantau terus update harga emas hari ini dan prediksi harga emas terbaru agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan investasi. Penurunan harga ini bisa menjadi peluang bagi mereka yang ingin menambah portofolio investasi emas batangan.
(*)


