Target Kunjungan Wisatawan Sumenep 1,9 Juta Lewat 110 Event Budaya 2026

13 January 2026, January 13, 2026
Targetkan Kunjungan Wisatawan Sumenep  1,9 Juta Lewat 110 Event Budaya 2026


  • Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep sepanjang 2025 stabil di angka 1,7 juta orang, sama dengan capaian tahun 2024.
  • Pemkab Sumenep resmi menambah agenda wisata dalam Calendar of Event 2026 menjadi 110 kegiatan guna mendongkrak daya tarik daerah.
  • Target kunjungan wisatawan tahun 2026 dipatok naik 10 persen atau mencapai 1,9 juta pengunjung melalui penguatan destinasi dan peran UMKM.



LANGGAMPOS.NET - SUMENEP – Kunjungan wisatawan Kabupaten Sumenep Jawa Timur diprediksi melonjak drastis pada tahun 2026 seiring dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam mengoptimalkan potensi wisata budaya dan destinasi unggulan Madura melalui ratusan agenda kalender event tahunan yang strategis.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh Iksan, mencatat jumlah kunjungan wisatawan selama 2025 tetap stabil di angka 1,7 juta orang.

Angka tersebut sama dengan pencapaian pada tahun 2024, namun menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan data tahun 2023.

"Pada 2023, kunjungan wisatawan tercatat ke Kabupaten Sumenep kala itu sebanyak 1,3 juta orang," kata Iksan di Sumenep, Senin.

Iksan menjelaskan bahwa lonjakan yang terjadi sejak 2024 merupakan dampak positif dari penerapan kalender event kegiatan wisata budaya di wilayah paling timur Pulau Madura tersebut.

"Kalender event wisata budaya Sumenep itu mulai 2023 untuk kegiatan tahun 2024, dan hasilnya mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dari sebelumnya hanya 1,3 juta orang menjadi 1,7 orang pada 2024 dan bertahan hingga 2025 dengan jumlah yang sama," katanya.

Selama periode 2024 hingga 2025, Pemkab Sumenep tercatat sukses menyelenggarakan sebanyak 104 kegiatan wisata dan budaya.

Memasuki tahun 2026, jumlah agenda tersebut akan ditambah untuk menarik minat lebih banyak pelancong.

"Untuk tahun 2026 ini, jumlah kegiatan kami tambah menjadi 110 kegiatan dengan perincian sebanyak 54 kegiatan akan kami gelar di tingkat kecamatan, sedangkan 56 kegiatan lainnya di tingkat kabupaten," katanya.

Melalui penambahan frekuensi kegiatan tersebut, target kunjungan wisatawan tahun 2026 kini ditingkatkan menjadi 1,9 juta pengunjung atau naik sebesar 10 persen.

Selain mengacu pada kuantitas acara, penetapan target ini didasari oleh tren pertumbuhan pariwisata Sumenep yang dinilai sangat stabil.

Disbudporapar juga tengah fokus melakukan pembenahan sarana dan prasarana di destinasi utama seperti Pantai Lombang, Pantai Slopeng, hingga wisata religi Asta Tinggi.

"Peningkatan fasilitas sebagai upaya untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung juga bisa menjadi faktor penting agar target kunjungan dapat tercapai," katanya.

Dukungan sektor pendukung seperti pelaku UMKM dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) juga terus diperkuat sebagai pilar utama pelayanan wisata.

"Kerja sama dengan perusahaan jasa perjalanan juga kami tingkatkan, disamping peningkatan pelatihan layanan kepada kelompok masyarakat sadar wisata yang ada di Sumenep," kata Iksan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kalender event 2026 merupakan langkah strategis untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sponsor dapat memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya lokal.

"Suksesnya kelender event yang telah dilakukan pada 2024 dan 2025 menjadi pemicu bagi kami untuk meningkatkan volume karena kegiatan memiliki manfaat di semua kalangan, baik bagi pemkab, dan masyarakat pelaku usaha yang ada di Sumenep, terutama UMKM yang menjadi ujung tombak ekonomi rakyat," katanya.

Pemerintah daerah optimis bahwa sinergi lintas sektor ini akan menjadikan Sumenep sebagai destinasi utama di Jawa Timur.

(*)

TerPopuler