Bitcoin Berpotensi Meroket Tajam Jika Geopolitik Mereda, Analis Prediksi 'Catch-up Rally' Segera Datang!

11 April 2026, April 11, 2026
Donasi Langgampos Net
Bitcoin Berpotensi Meroket Tajam Jika Geopolitik Mereda, Analis Prediksi 'Catch-up Rally' Segera Datang!


  • Analis pasar memprediksi adanya potensi catch-up rally atau lonjakan harga susulan pada Bitcoin (BTC) dalam waktu dekat.
  • Syarat utama reli besar ini adalah meredanya ketegangan geopolitik global yang saat ini menekan aset berisiko.
  • Bitcoin dinilai masih dalam posisi konsolidasi kuat sebelum mencoba menembus level resistensi psikologis baru.


LANGGAMPOS.NET – Pasar kripto saat ini sedang berada dalam fase krusial di tengah ketidakpastian kondisi global. Banyak investor bertanya-tanya kapan harga Bitcoin akan kembali mencetak rekor baru setelah sempat tertahan dalam rentang harga yang cukup ketat selama beberapa pekan terakhir.

Melansir laporan dari laman CryptoPotato pada 10 April 2026, seorang analis pasar terkemuka menyebutkan bahwa Bitcoin memiliki peluang besar untuk mengalami catch-up rally. Fenomena ini diprediksi akan terjadi segera setelah tekanan akibat konflik geopolitik di berbagai belahan dunia mulai menunjukkan tanda-tanda pendinginan.

Penyebab Harga Bitcoin Tertahan

Menurut pengamatan para ahli, analisis harga Bitcoin saat ini sangat dipengaruhi oleh sentimen makro. Ketegangan yang melibatkan kekuatan besar global telah memicu sikap risk-off dari para investor institusi. Hal inilah yang membuat pergerakan harga BTC hari ini cenderung bergerak menyamping atau sideways.

Meskipun demikian, fundamental Bitcoin dianggap tetap solid. Para analis melihat adanya divergensi antara harga saat ini dengan akumulasi yang terus dilakukan oleh para pemegang jangka panjang (long-term holders).

Prediksi Bitcoin Bull Run dan Catch-up Rally

Istilah catch-up rally Bitcoin merujuk pada kondisi di mana harga aset "mengejar" ketertinggalannya dari indikator fundamental atau aset lain yang sudah lebih dulu naik. Jika tensi politik dunia mereda, likuiditas diperkirakan akan kembali mengalir deras ke pasar kripto.

"Bitcoin sedang membangun basis yang sangat kuat. Begitu awan hitam geopolitik bergeser, kita bisa melihat lonjakan yang sangat agresif," tulis laporan tersebut. Target prediksi harga Bitcoin 2026 pun tetap optimis, dengan banyak pihak mengincar level di atas $80.000 jika momentum breakout terjadi.

Sentimen Pasar dan Faktor Pendukung

Selain faktor eksternal, kondisi internal pasar seperti data derivatives dan aliran dana masuk (inflow) ke ETF Bitcoin spot juga menjadi perhatian. Jika tensi mereda, hal ini akan memicu short squeeze yang memaksa harga naik lebih cepat karena banyak posisi short yang terlikuidasi.

Bagi para trader, memantau berita terbaru crypto sangatlah penting untuk menentukan titik masuk (entry point) yang tepat. Saat ini, level support kuat berada di kisaran $68.000 hingga $71.000, yang menjadi benteng pertahanan terakhir sebelum lonjakan besar dimulai.

Kondisi ekonomi global memang belum sepenuhnya stabil, namun sejarah membuktikan bahwa aset digital sering kali menjadi yang tercepat dalam melakukan pemulihan harga. Peluang terjadinya Bitcoin bull run dalam waktu dekat tetap terbuka lebar seiring dengan normalisasi kondisi makroekonomi dunia.


(*)

TerPopuler

close