- Real Madrid ditahan imbang Girona 1-1 di Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga Spanyol pekan ke-31.
- Kylian Mbappe menjadi sorotan setelah insiden klaim penalti di menit akhir yang ditolak oleh VAR.
- Hasil ini membuat anak asuh Alvaro Arbeloa tertinggal 6 poin dari Barcelona di puncak klasemen sementara.
LANGGAMPOS.NET – Real Madrid harus gigit jari setelah gagal memetik poin penuh saat menjamu Girona di Santiago Bernabeu, Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB.
Hasil imbang 1-1 ini menjadi pukulan telak bagi Los Blancos yang tengah berupaya mengejar ketertinggalan poin dari rival abadi mereka, Barcelona.
Pertandingan yang diprediksi akan menjadi kemenangan mudah bagi tuan rumah justru berubah menjadi drama yang menyesakkan.
Pertandingan yang diprediksi akan menjadi kemenangan mudah bagi tuan rumah justru berubah menjadi drama yang menyesakkan.
Meski mendominasi penguasaan bola, efektivitas lini depan Madrid menjadi masalah besar dalam laga krusial ini.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Tanpa Gol yang Cukup
Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid langsung menekan pertahanan tim tamu. Namun, tembok kokoh Girona yang digalang Vitor Reis membuat Kylian Mbappe dan kawan-kawan frustrasi.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Puncak drama terjadi pada menit ke-87 saat Kylian Mbappe terjatuh di kotak terlarang setelah berduel dengan bek Girona.
Seluruh pemain Madrid melakukan protes keras dan meminta penalti. Namun, wasit Alberola Rojas tetap pada pendiriannya bahkan setelah berkomunikasi dengan ruang VAR, menyatakan tidak ada pelanggaran yang cukup untuk menghadiahi tendangan 12 pas.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Tanpa Gol yang Cukup
Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid langsung menekan pertahanan tim tamu. Namun, tembok kokoh Girona yang digalang Vitor Reis membuat Kylian Mbappe dan kawan-kawan frustrasi.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Puncak drama terjadi pada menit ke-87 saat Kylian Mbappe terjatuh di kotak terlarang setelah berduel dengan bek Girona.
Seluruh pemain Madrid melakukan protes keras dan meminta penalti. Namun, wasit Alberola Rojas tetap pada pendiriannya bahkan setelah berkomunikasi dengan ruang VAR, menyatakan tidak ada pelanggaran yang cukup untuk menghadiahi tendangan 12 pas.
Kekecewaan Mendalam Alvaro Arbeloa
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak bisa menyembunyikan amarahnya usai pertandingan. Ia menilai keputusan wasit sangat merugikan timnya yang sedang berjuang di jalur juara.
"Bagi saya itu adalah penalti di sini dan bahkan terlihat jelas sampai ke bulan. Ini terjadi lagi, minggu demi minggu. Kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol, tapi efektivitas masih kurang," ujar Arbeloa kepada media selepas laga.
Arbeloa menambahkan bahwa meski timnya tidak bermain secara cemerlang, kemenangan seharusnya menjadi milik Madrid mengingat banyaknya peluang yang diciptakan sepanjang 90 menit.
Ancaman Gagal Juara Liga Spanyol
Hasil minor di kandang sendiri ini membuat posisi Real Madrid di klasemen Liga Spanyol semakin terjepit. Selisih enam poin dari Barcelona menjadi jarak yang sangat lebar mengingat kompetisi hanya menyisakan beberapa pekan lagi.
Kegagalan meraih tiga poin ini juga menjadi modal negatif jelang laga hidup mati di Liga Champions melawan Bayern Munich. Konsentrasi pemain kini terbelah antara mengejar poin di liga domestik dan ambisi melangkah jauh di kompetisi Eropa.
Para pendukung setia di Bernabeu tampak kecewa meninggalkan stadion. Mereka berharap keajaiban masih bisa terjadi di sisa musim ini agar trofi La Liga tidak jatuh ke tangan tim Catalan.
Kini, fokus Real Madrid harus segera beralih ke laga berikutnya sembari berharap sang rival terpeleset agar asa juara tetap terjaga hingga akhir musim.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak bisa menyembunyikan amarahnya usai pertandingan. Ia menilai keputusan wasit sangat merugikan timnya yang sedang berjuang di jalur juara.
"Bagi saya itu adalah penalti di sini dan bahkan terlihat jelas sampai ke bulan. Ini terjadi lagi, minggu demi minggu. Kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol, tapi efektivitas masih kurang," ujar Arbeloa kepada media selepas laga.
Arbeloa menambahkan bahwa meski timnya tidak bermain secara cemerlang, kemenangan seharusnya menjadi milik Madrid mengingat banyaknya peluang yang diciptakan sepanjang 90 menit.
Ancaman Gagal Juara Liga Spanyol
Hasil minor di kandang sendiri ini membuat posisi Real Madrid di klasemen Liga Spanyol semakin terjepit. Selisih enam poin dari Barcelona menjadi jarak yang sangat lebar mengingat kompetisi hanya menyisakan beberapa pekan lagi.
Kegagalan meraih tiga poin ini juga menjadi modal negatif jelang laga hidup mati di Liga Champions melawan Bayern Munich. Konsentrasi pemain kini terbelah antara mengejar poin di liga domestik dan ambisi melangkah jauh di kompetisi Eropa.
Para pendukung setia di Bernabeu tampak kecewa meninggalkan stadion. Mereka berharap keajaiban masih bisa terjadi di sisa musim ini agar trofi La Liga tidak jatuh ke tangan tim Catalan.
Kini, fokus Real Madrid harus segera beralih ke laga berikutnya sembari berharap sang rival terpeleset agar asa juara tetap terjaga hingga akhir musim.
(*)


