- BPOM memberikan peringatan penting bagi masyarakat dalam memilih es batu saat musim Ramadan.
- Kualitas air dan cara pengambilan menjadi kunci utama agar terhindar dari kuman penyebab sakit perut.
- Ada tiga aspek utama yang harus diperhatikan: rupa/rasa, higienitas pengambilan, dan wadah penyimpanan.
LANGAMPOS.NET – Segelas minuman dingin memang terasa sangat menggoda setelah seharian menahan haus saat menjalankan ibadah puasa.
Es batu pun menjadi pelengkap wajib agar minuman terasa semakin segar, bukan?
Namun di balik sensasi dinginnya, ada risiko kesehatan yang tidak boleh Anda abaikan begitu saja.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam memilih es batu.
Apalagi saat Ramadan, konsumsi minuman dingin cenderung meningkat drastis.
Es batu yang diproduksi dan disimpan secara tidak higienis bisa menjadi sumber kuman penyebab gangguan pencernaan.
Agar momen berbuka tetap nyaman dan tubuh tetap sehat, berikut tiga tips memilih es batu yang aman, dikutip dari Instagram resmi @bpom_ri, Senin (2/3/2026):
1. Perhatikan Rupa dan Rasanya
Es batu yang baik umumnya terlihat bening atau jernih secara kasat mata.
Jika warnanya terlihat keruh, memiliki aroma tak sedap, atau menimbulkan rasa aneh pada minuman, itu bisa menjadi tanda bahaya.
Kondisi tersebut merupakan indikasi bahwa es dibuat dari air yang tidak bersih atau tidak matang.
Kualitas air sangat menentukan keamanan es batu yang Anda konsumsi setiap hari.
2. Pastikan Cara Pengambilannya Higienis
Perhatikan juga bagaimana cara penjual atau penyaji mengambil es batu tersebut.
Hindari es yang diambil langsung menggunakan tangan kosong, terlebih jika kebersihan tangan tidak terjamin.
Idealnya, es batu diambil menggunakan penjepit atau sendok khusus.
Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko kontaminasi bakteri dari tangan ke minuman.
3. Cek Wadah Penyimpanan
Wadah penyimpanan sering kali luput dari perhatian pembeli.
Padahal, wadah yang kotor bisa menjadi sumber cemaran bakteri meskipun es awalnya dibuat dari air bersih.
Pastikan es batu disimpan dalam wadah yang bersih secara fisik dan selalu tertutup rapat.
Es juga tidak boleh bercampur dengan benda lain yang berpotensi membawa kuman berbahaya.
Minuman segar memang nikmat untuk berbuka, tetapi kesehatan tetap harus jadi prioritas utama.
(*)


