- Pemkab Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp455 juta untuk program beasiswa mahasiswa tahun 2026.
- Sebanyak 176 mahasiswa dari keluarga kurang mampu menjadi target penerima bantuan strategis ini.
- Program ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM lokal demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen kuat Bupati dan jajaran Pemkab Sumenep dalam memerangi angka putus kuliah akibat kendala ekonomi.
Tercatat sebanyak 176 mahasiswa akan menerima manfaat dari program bantuan biaya pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Tri Budi Hastutik, menegaskan bahwa beasiswa ini adalah pilar penting dukungan pemerintah daerah.
"Melalui program beasiswa ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin memastikan para mahasiswa tetap bisa melanjutkan studi tanpa harus terbebani dengan biaya," kata Tri Budi Hastutik saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).
Untuk menjamin keadilan, Dinsos P3A Sumenep telah menerapkan sistem seleksi dan pemantauan yang berlapis bagi calon penerima.
Tri Budi menjelaskan, sebelum menetapkan penerima beasiswa, pihaknya telah melakukan proses verifikasi secara menyeluruh guna memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
"Kami melakukan verifikasi ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi hingga turun langsung ke lapangan dan kampus-kampus," ujarnya.
Dalam skema pembiayaan tahun ini, Pemkab Sumenep telah menyiapkan total anggaran mencapai Rp455 juta khusus untuk subsidi pendidikan mahasiswa.
Pemerintah berharap investasi di bidang pendidikan ini akan menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda Madura yang kompetitif dan unggul.
Pihaknya optimistis bahwa bantuan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di ujung timur Pulau Madura.
"Semoga bantuan ini bisa berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Sumenep menuju Indonesia Emas 2045," harapnya.
Program beasiswa mahasiswa ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mempersempit kesenjangan akses pendidikan tinggi di wilayah Kabupaten Sumenep.
(*)
