- Elon Musk menjadi orang pertama di dunia dengan kekayaan lebih dari Rp 12.500 triliun
- Lonjakan harta terutama ditopang valuasi SpaceX dan kepemilikan saham Musk
- Forbes mencatat rekor ini per Senin, 22 Desember 2025
Langgampos.net - Elon Musk kembali mencatatkan sejarah sebagai manusia pertama di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari Rp 12.500 triliun, menegaskan dominasinya sebagai orang terkaya global menurut Forbes.
Forbes mencatat, pada Senin (22/12/2025), kekayaan bos SpaceX tersebut mencapai US$749 miliar atau setara Rp 12.566 triliun.
Pekan sebelumnya, Musk juga menjadi orang pertama yang melampaui ambang kekayaan US$600 miliar, sebuah rekor yang belum pernah tercapai sebelumnya.
Capaian ini melanjutkan deretan tonggak kekayaan Musk dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, ia masuk jajaran pemilik harta US$100 miliar.
Januari 2021 menandai momen pertamanya sebagai orang terkaya dunia, disusul pencapaian US$200 miliar pada September 2021 dan US$300 miliar pada November tahun yang sama.
Lonjakan kekayaan terbaru terutama didorong SpaceX. Forbes mengutip dua investor yang menyebut perusahaan antariksa itu baru melakukan tender offer dengan valuasi US$800 miliar, naik dua kali lipat dibanding Agustus 2025.
SpaceX juga disebut membuka peluang IPO pada 2026 yang berpotensi mendorong valuasi hingga US$1,5 triliun.
Selain SpaceX, Musk memiliki aset besar lain seperti Tesla dan perusahaan kecerdasan buatan xAI Holdings.
Forbes memperkirakan Musk menguasai 53 persen saham xAI senilai sekitar US$60 miliar, memperkuat posisinya sebagai figur paling berpengaruh dalam peta kekayaan global.
Capaian ini melanjutkan deretan tonggak kekayaan Musk dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, ia masuk jajaran pemilik harta US$100 miliar.
Januari 2021 menandai momen pertamanya sebagai orang terkaya dunia, disusul pencapaian US$200 miliar pada September 2021 dan US$300 miliar pada November tahun yang sama.
Lonjakan kekayaan terbaru terutama didorong SpaceX. Forbes mengutip dua investor yang menyebut perusahaan antariksa itu baru melakukan tender offer dengan valuasi US$800 miliar, naik dua kali lipat dibanding Agustus 2025.
SpaceX juga disebut membuka peluang IPO pada 2026 yang berpotensi mendorong valuasi hingga US$1,5 triliun.
Selain SpaceX, Musk memiliki aset besar lain seperti Tesla dan perusahaan kecerdasan buatan xAI Holdings.
Forbes memperkirakan Musk menguasai 53 persen saham xAI senilai sekitar US$60 miliar, memperkuat posisinya sebagai figur paling berpengaruh dalam peta kekayaan global.
(*)
