- TP PKK Desa Pabian menggelar aksi sosial bagi-bagi ratusan paket takjil gratis di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Sumenep.
- Suasana berbagi menjadi sangat meriah karena diiringi penampilan atraktif musik tradisional Tong-tong Lancheng Sarkaju.
- Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya pelestarian budaya khas Madura di bulan Ramadan.
LANGGAMPOS.NET - SUMENEP – Suasana sore di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan Monumen Perahu, mendadak berubah menjadi sangat meriah pada Jumat (6/3/2026).
Ratusan paket takjil gratis dibagikan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Pabian, Sumenep, kepada para pengguna jalan.
Aksi bakti sosial ini tidak biasa karena para pengurus PKK membawa serta grup musik tradisional khas Madura untuk menghibur warga.
Penampilan atraktif dari musik Tong-tong Lancheng Sarkaju berhasil mencuri perhatian setiap pengendara dan pejalan kaki yang melintas di ikon kawasan setempat tersebut.
Alunan musik bambu yang ritmis dan energik itu menciptakan kegembiraan di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas menjelang waktu berbuka puasa.
Para pengurus PKK tampak sangat antusias menyapa warga dan membagikan paket makanan untuk berbuka dengan senyum ramah.
Kombinasi antara aksi kemanusiaan dan pelestarian budaya lokal ini mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat Sumenep.
Banyak warga yang sengaja memperlambat kendaraannya bukan hanya untuk menerima takjil, tetapi juga untuk menikmati pertunjukan seni tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Aksi sosial yang dibalut dengan kesenian tradisional ini sukses menciptakan momen berkesan bagi siapa saja yang melintas di Desa Pabian.
Aksi bakti sosial ini tidak biasa karena para pengurus PKK membawa serta grup musik tradisional khas Madura untuk menghibur warga.
Penampilan atraktif dari musik Tong-tong Lancheng Sarkaju berhasil mencuri perhatian setiap pengendara dan pejalan kaki yang melintas di ikon kawasan setempat tersebut.
Alunan musik bambu yang ritmis dan energik itu menciptakan kegembiraan di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas menjelang waktu berbuka puasa.
Para pengurus PKK tampak sangat antusias menyapa warga dan membagikan paket makanan untuk berbuka dengan senyum ramah.
Kombinasi antara aksi kemanusiaan dan pelestarian budaya lokal ini mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat Sumenep.
Banyak warga yang sengaja memperlambat kendaraannya bukan hanya untuk menerima takjil, tetapi juga untuk menikmati pertunjukan seni tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Aksi sosial yang dibalut dengan kesenian tradisional ini sukses menciptakan momen berkesan bagi siapa saja yang melintas di Desa Pabian.
(*)


