Investor Global Serbu Aset Kripto di Tengah Konflik Iran Senilai 619 Juta Dolar

09 March 2026, March 09, 2026
Donasi Langgampos Net
Investor Global Serbu Aset Kripto di Tengah Konflik Iran Senilai 619 Juta Dolar

  • Produk investasi aset digital mencatatkan arus kas masuk bersih sebesar $619 juta dalam sepekan terakhir.
  • Bitcoin mendominasi aliran dana sebesar $521 juta, sementara Ethereum dan Solana juga mencatat pertumbuhan positif.
  • Meskipun terjadi aksi jual di akhir pekan, sentimen pasar tetap optimis menghadapi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

LANGGAMPOS.NET - Laporan mingguan terbaru dari CoinShares menunjukkan fenomena menarik di pasar kripto. Ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran justru memicu arus masuk dana besar ke aset digital.

Total dana yang masuk ke produk investasi kripto mencapai $619 juta sepanjang minggu lalu. Hal ini menandakan bahwa respon awal investor terhadap krisis Iran cenderung positif bagi sektor ini.

Pada tiga hari pertama pekan tersebut, optimisme investor sangat terasa. Aliran dana masuk bahkan sempat menyentuh angka fantastis sebesar $1,44 miliar.

Namun, situasi sedikit berubah menjelang akhir pekan. Sekitar $829 juta ditarik keluar dari pasar pada hari Kamis dan Jumat karena sentimen yang mulai melemah.

Menariknya, penarikan dana ini terjadi saat data penggajian (payroll) Amerika Serikat lebih lemah dari perkiraan. Biasanya, kondisi ini justru mendukung aset berisiko seperti kripto.

Bitcoin tetap menjadi primadona dengan menarik alokasi dana sebesar $521 juta. Meski demikian, pasar masih terbagi karena produk short-bitcoin juga mencatat modal baru sebesar $11,4 juta.

Ethereum memimpin di barisan altcoin dengan aktivitas mencapai $88,5 juta. Diikuti oleh Solana yang mengamankan dana sebesar $14,6 juta dari para pemodal.

Beberapa aset lain seperti Uniswap dan Chainlink juga mendapatkan tambahan meski dalam jumlah kecil. Di sisi lain, XRP justru mengalami arus keluar sebesar $30,3 juta.

Amerika Serikat menjadi motor utama penggerak pasar dengan menyumbang aliran dana masuk sebesar $646 juta. Sebaliknya, wilayah Eropa, Asia, dan Kanada mencatatkan sedikit penarikan dana.

Harga minyak yang melonjak di atas $115 akibat krisis Selat Hormuz memberikan tekanan pada ekuitas global. Namun, Bitcoin dinilai lebih tangguh dibandingkan banyak aset berisiko lainnya.

Analis mencatat bahwa pasar opsi menunjukkan ekspektasi volatilitas yang terus berlanjut. Namun, para pedagang tidak terlalu khawatir akan adanya penurunan harga yang tajam secara drastis.

Kondisi ini membuktikan bahwa aset digital mulai dipandang sebagai alternatif di tengah sistem keuangan tradisional yang tertekan konflik global.


(*)

TerPopuler

close