- Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) gelar aksi sosial tahunan 'Ramadan Berbagi'.
- Wakil Bupati KH Imam Hasyim turun langsung menemani anak yatim di pusat perbelanjaan.
- Kegiatan edisi keempat ini didukung penuh oleh Pemkab Sumenep dan berbagai mitra swasta.
LANGGAMPOS.NET - SUMENEP – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) kembali menggelar aksi sosial nyata.
Para jurnalis ini mengajak puluhan anak yatim untuk berbelanja baju lebaran di pusat perbelanjaan Kecamatan Kota, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan bertajuk "Ramadan Berbagi, Lebaran Penuh Arti" ini terasa spesial dengan kehadiran Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim.
Ketua KJS, M. Hariri, menyebutkan bahwa agenda ini merupakan bentuk kepedulian rutin yang dilakukan para awak media di Sumenep.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah menyukseskan acara yang kini memasuki tahun keempat tersebut.
"Kegiatan semacam ini memang digelar tahunan oleh kami, jurnalis yang tergabung di Komunitas Jurnalis Sumenep. Di 2026 ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya," ujar Hariri.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, memberikan pujian atas konsistensi KJS dalam menyantuni anak yatim.
Menurut pengasuh Pondok Pesantren At-Taufiqiyah ini, langkah para jurnalis adalah bentuk keberkahan di bulan suci.
Ia berharap volume anak yatim yang terbantu bisa terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
"KJS memiliki komitmen terhadap anak yatim, karena mereka merupakan salah satu golongan yang harus dijaga seperti didawuhkan Rasulullah SAW. Semoga ke depan volume anak yatim yang terlibat lebih banyak dari tahun ini," tegas KH Imam Hasyim.
Aksi religi ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah hingga perusahaan swasta.
Beberapa di antaranya adalah Baznas Sumenep, Said Abdullah Institute, SKK Migas, Kangean Energy Indonesia, Medco Energy, dan HCML.
Selain itu, PT Empat Sekawan Mulia, DRT The Big Family, BPRS Bhakti Sumekar, RSUD dr. H. Moh. Anwar, hingga Roti Gembong Mennul turut memberikan kontribusi.
Sinergi berbagai elemen ini menjadi bukti kuatnya kepedulian sosial terhadap anak yatim di Kabupaten Sumenep.
(*)


