- Bupati Sumenep memastikan kesiapan daerah menghadapi arus mudik Lebaran dan pelaksanaan Salat Idulfitri 2026.
- Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk menjamin keamanan, kelancaran transportasi, dan pelayanan publik.
- Pemerintah mengimbau masyarakat menjaga keselamatan selama perjalanan mudik serta menjaga ketertiban saat malam takbiran.
Pemerintah daerah memastikan seluruh sektor pelayanan publik tetap siaga agar masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Berbagai langkah koordinasi lintas sektor juga telah dilakukan bersama aparat keamanan serta instansi terkait untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Pemkab Sumenep Perkuat Koordinasi Pengamanan Mudik Lebaran
Menurut Achmad Fauzi, perhatian khusus diberikan pada mobilitas masyarakat kepulauan yang sebagian besar mengandalkan transportasi laut ketika musim mudik.
Karena itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memperkuat koordinasi agar arus penumpang tetap berjalan lancar dan aman.
“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pada momentum mudik sangat penting agar warga bisa merayakan hari raya dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Pelayanan Publik Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran
Bupati Sumenep juga memastikan berbagai layanan penting tetap tersedia selama masa libur Idulfitri, meskipun sebagian aparatur sipil negara menjalani cuti bersama.
Layanan yang tetap disiagakan antara lain sektor kesehatan dan transportasi.
“Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang. Pelayanan dasar tetap berjalan sehingga warga tidak mengalami kesulitan,” katanya.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
Selain kesiapan pemerintah daerah, masyarakat juga diminta memperhatikan aspek keselamatan saat melakukan perjalanan mudik.
Achmad Fauzi mengingatkan warga untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi fisik hingga kelayakan kendaraan.
“Rayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan, tetapi tetap tertib. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Masyarakat Diminta Tidak Konvoi Berlebihan Saat Malam Takbiran
Bupati Sumenep juga menyoroti potensi gangguan ketertiban pada malam takbiran.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi secara berlebihan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
Lebaran, menurutnya, harus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Lebaran bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk saling memaafkan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih untuk berbagi kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk solidaritas sosial.
“Semoga kita semua kembali dalam keadaan fitri dan hubungan silaturahmi di tengah masyarakat semakin erat,” ucapnya.
(*)


