- Bupati Sumenep memberikan penghargaan kepada tiga OPD penyusun SAKIP terbaik tahun 2025
- Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja perencanaan dan akuntabilitas
- Sekretariat Daerah, Bappeda, dan Inspektorat menerima piagam serta uang pembinaan
Langgampos.net - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan penghargaan kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dinilai berhasil menyusun Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) terbaik tahun 2025.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Bupati Sumenep, Senin (22/12/2025).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap OPD yang mampu menerapkan sistem perencanaan, penganggaran, serta pelaporan kinerja secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah daerah menilai penerapan SAKIP menjadi indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“OPD menerapkan SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pelayanan publik yang berkualitas,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela penyerahan penghargaan.
Menurutnya, setiap OPD dituntut mampu menunjukkan kinerja yang terukur, berdampak, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap OPD yang mampu menerapkan sistem perencanaan, penganggaran, serta pelaporan kinerja secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah daerah menilai penerapan SAKIP menjadi indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“OPD menerapkan SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pelayanan publik yang berkualitas,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela penyerahan penghargaan.
Menurutnya, setiap OPD dituntut mampu menunjukkan kinerja yang terukur, berdampak, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh OPD agar terus meningkatkan kualitas kinerja dan akuntabilitas dalam menjalankan program pembangunan.
Ia menegaskan, setiap program dan kegiatan OPD harus memiliki target yang jelas, indikator kinerja yang terukur, serta berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan, setiap program dan kegiatan OPD harus memiliki target yang jelas, indikator kinerja yang terukur, serta berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan akuntabilitas kinerja selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah.
“Kami tekankan pimpinan dan seluruh aparatur pemerintah daerah berkomitmen bersama, untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan,” terang Bupati.
Dalam apel gabungan tersebut, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga OPD penerima SAKIP terbaik, yakni Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Inspektorat.
Selain piagam, ketiga OPD juga menerima uang pembinaan dengan rincian Sekretariat Daerah sebesar Rp15 juta, Bappeda Rp10 juta, dan Inspektorat Rp5 juta sebagai bentuk dukungan atas kinerja yang telah dicapai.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep mengharapkan budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil programnya, supaya tujuan pembangunan daerah bisa tercapai secara optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.
“Kami tekankan pimpinan dan seluruh aparatur pemerintah daerah berkomitmen bersama, untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan,” terang Bupati.
Dalam apel gabungan tersebut, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga OPD penerima SAKIP terbaik, yakni Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Inspektorat.
Selain piagam, ketiga OPD juga menerima uang pembinaan dengan rincian Sekretariat Daerah sebesar Rp15 juta, Bappeda Rp10 juta, dan Inspektorat Rp5 juta sebagai bentuk dukungan atas kinerja yang telah dicapai.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep mengharapkan budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil programnya, supaya tujuan pembangunan daerah bisa tercapai secara optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(*)
