SKK Migas KEI dan Pemkab Sumenep Tekan Stunting Melalui Program Suapan Cinta di Wilayah Kepulauan

18 January 2026, January 18, 2026
Donasi Langgampos Net
SKK Migas KEI dan Pemkab Sumenep Tekan Stunting Melalui Program Suapan Cinta di Wilayah Kepulauan


LANGGAMPOS.NET - SUMENEP – SKK Migas KEI dan Pemkab Sumenep tekan stunting melalui program Suapan Cinta di wilayah kepulauan sebagai langkah nyata percepatan perbaikan gizi masyarakat di Desa Pagerungan Kecil dan Pagerungan Besar.

Kolaborasi ini digagas sebagai bentuk penegasan peran Pemkab Sumenep bersama Kangean Energy Indonesia (KEI) dan para pemangku kepentingan.

Langkah strategis tersebut menyasar wilayah kepulauan yang masuk dalam area kerja operasional Kangean Energy Indonesia.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud sinergi multipihak untuk menekan angka stunting di wilayah prioritas.

“Dalam program Suapan Cinta, terdapat edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita, serta pemberian susu untuk balita dan ibu hamil,” jelas Anwar, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, realisasi Suapan Cinta merupakan ikhtiar bersama antara DPMD, SKK Migas–KEI, serta pemerintah desa setempat.

“Kami optimistis, pendekatan ini lebih tepat sasaran karena tidak hanya memberikan bantuan pangan, tetapi juga edukasi langsung. Ada sentuhan psikologis untuk memotivasi keluarga sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran langsung Pemkab Sumenep dan KEI.

“Selama ini bantuan biasanya hanya diserahkan tanpa sosialisasi langsung. Karena itu, kami berterima kasih kepada DPMD, SKK Migas, dan KEI yang menjadikan pulau kami sebagai lokasi awal program Suapan Cinta,” katanya, Kamis (15/1/2026).

Ia berharap seluruh pihak terus memberikan dukungan agar misi pengentasan stunting di wilayahnya dapat segera terwujud.

“Mudah-mudahan stunting tidak ada lagi di Pulau kami,” imbuhnya.

Di sisi lain, Manager PGA Kangean Energy Indonesia, Kampoi Naibaho, turut menyatakan optimisme terhadap keberhasilan program ini.

Menurut Kampoi, pendekatan yang dilakukan sangat relevan dengan kondisi sosial masyarakat di wilayah kerja KEI.

Pihaknya berkomitmen untuk memantau langsung proses pendampingan PMT serta pemberian susu bagi balita dan ibu hamil.

“Kami berdialog langsung dengan warga sasaran, kader posyandu, dan tenaga kesehatan. Pendekatan ini sangat bernilai,” ungkap Kampoi.

Ia berharap sinergi melalui program Suapan Cinta dapat terus berkelanjutan hingga target penurunan stunting tercapai secara maksimal.

“Ayo bersama-sama kita dukung program ini, agar kehadiran pemerintah dan KEI benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.


(*)





Intinya:
  • SKK Migas–KEI dan Pemkab Sumenep meluncurkan program Suapan Cinta di Desa Pagerungan Kecil dan Pagerungan Besar.
  • Program ini fokus pada edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), serta distribusi susu bagi balita dan ibu hamil.
  • Sinergi lintas sektor ini bertujuan mempercepat penurunan angka stunting di wilayah kepulauan dan area kerja migas.


TerPopuler

close