RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Naik Kelas Tipe B Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Naik Kelas Tipe B Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima



  • RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep resmi naik kelas menjadi rumah sakit tipe B.
  • Rumah sakit ini berhasil meraih predikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima.
  • Transformasi digital melalui sistem SIMRS dan Meditrack menjadi kunci utama peningkatan layanan.


LANGGAMPOS.NET - SUMENEP - Kabar membanggakan datang dari dunia kesehatan di ujung timur Pulau Madura. Rumah sakit milik pemerintah daerah setempat kini telah bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan yang lebih modern.

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep secara resmi naik status menjadi rumah sakit tipe B. Selain kenaikan kelas, instansi ini juga menyabet predikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima.

Capaian tersebut membuktikan bahwa standar pelayanan dan keamanan pasien di sana sudah memenuhi skala nasional. Predikat paripurna merupakan level tertinggi dalam penilaian akreditasi rumah sakit.

Manajemen melakukan perombakan besar untuk mencapai titik ini. Peningkatan kualitas mencakup sistem mutu, manajemen risiko, hingga pemanfaatan teknologi informasi yang masif.

Digitalisasi kini menjadi urat nadi pelayanan di sana. Hal ini diterapkan untuk menjamin efektivitas serta transparansi kepada seluruh masyarakat yang datang berobat.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, memberikan tanggapannya mengenai prestasi besar ini. Beliau menyebut ini adalah buah manis dari kerja keras tim.

“Ini bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi bentuk komitmen kami dalam menjaga standar mutu dan keselamatan pasien secara konsisten,” ujarnya.

Dengan status tipe B, kapasitas pelayanan kini jauh lebih luas. Berbagai fasilitas penunjang dan layanan dokter spesialis terus diperkuat bagi warga Sumenep.

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) telah terintegrasi di semua unit. Alur pendaftaran, pemeriksaan, hingga pengambilan obat kini menjadi lebih ringkas.

Waktu tunggu pasien juga berhasil dipangkas. Masyarakat sekarang bisa menikmati layanan pendaftaran daring dan sistem antrean yang lebih tertata rapi.

Selain itu, penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) melalui aplikasi Meditrack sangat membantu tenaga medis. Data pasien bisa diakses dengan cepat, akurat, dan tetap terjaga kerahasiaannya.

Inovasi digital ini membuat koordinasi antarunit menjadi lebih presisi. Dokter dapat mengambil keputusan medis dengan lebih tepat berdasarkan data digital yang tersedia.

Menurut dr. Erliyati, perubahan ke arah digital bukan hanya mengikuti tren. Langkah ini adalah jawaban atas harapan warga akan layanan kesehatan yang profesional.

“Kami akan terus berinovasi agar pelayanan semakin responsif, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” tandasnya.

Pihak rumah sakit berkomitmen untuk terus mempertahankan standar tinggi yang telah diraih. Harapannya, kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumenep terus meningkat melalui fasilitas yang mumpuni ini.


(*)
Donasi Langgampos
close