- Kepemimpinan Bupati Fauzi dan Wakil Bupati KH Imam Hasyim berhasil mengombinasikan kebijakan modern dengan nilai religius-kultural yang kuat.
- Pasangan ini sukses mengamankan Opini WTP dari BPK RI serta mencatatkan rekor dunia MURI melalui pembangunan Tugu Keris Arya Wiraraja.
- Fokus pada kesejahteraan rakyat dibuktikan dengan raihan UHC Awards 2026 yang menjamin layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Sumenep.
LANGGAMPOS.NET - SUMENEP - Kabupaten Sumenep kini memasuki era keemasan di bawah nakhoda Bupati Fauzi dan Wakil Bupati KH Imam Hasyim. Duet kepemimpinan ini terbukti efektif dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui berbagai terobosan inovatif yang diakui secara nasional.
Harmonisasi antara umara dan ulama yang tercermin dalam sosok Bupati Fauzi dan KH Imam Hasyim membawa dampak positif bagi tata kelola pemerintahan. Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, Sumenep bertransformasi menjadi daerah yang penuh dengan apresiasi dan penghargaan.
Visi besar yang diusung oleh Bupati Fauzi dan Wakil Bupati KH Imam Hasyim tidak hanya menyasar sektor infrastruktur, namun juga menyentuh aspek fundamental seperti kesehatan dan pelestarian budaya. Hal ini terlihat dari deretan trofi yang menghiasi kantor pemerintahan daerah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari portal berita resmi pemerintah kabupaten, sinergi Bupati Fauzi dan KH Imam Hasyim telah membuahkan hasil nyata sebagai berikut:
- Penghargaan atas pembangunan Monumen Tugu Keris Arya Wiraraja sebagai wujud kecintaan pada budaya (Januari 2025).
- Penghargaan dari Kementerian Keuangan atas kecepatan pengajuan penyaluran Dana Desa 2024 (Maret 2025).
- Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Daerah (April 2025).
- Penghargaan dari Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia atas peresmian monumen keris (April 2025).
- Sertifikat penghargaan dari BKN atas penyelesaian proses pengadaan aparatur negara (April 2025).
- Piagam SMSI Award 2025 sebagai pemimpin inspiratif penjaga seni dan budaya (Mei 2025).
- Penghargaan PERPAMSI atas komitmen pembiayaan dan pengembangan BUMD Air Minum (Juni 2025).
- Penghargaan Layanan Penetapan NIP Terbaik dari Kantor Regional II BKN Surabaya (Juli 2025).
- Penghargaan Pembentukan Pos Bantuan Hukum dari Kementerian Hukum RI (Juli 2025).
- Keuangan Syariah: Juara III Keuangan Syariah dalam ajang Festival Ekonomi Syariah Jawa 2025 (September 2025).
- Penghargaan Daerah Pertanian Tembakau Inovatif dalam Madura Awards 2025 (Desember 2025).
- Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Madya (Januari 2026).
- Juara I East Java Tourism Marketing Award dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
- Masuk dalam Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tingkat provinsi.
- Penghargaan Inseminasi Buatan atas pencapaian kinerja tinggi penggunaan semen beku sapi lokal.
- Penghargaan Penerapan Prinsip Halal dan Penjaminan Higiene Sanitasi (NKV) dari Gubernur Jawa Timur.
Keberhasilan Bupati Fauzi dan Wakil Bupati KH Imam Hasyim dalam meraih UHC Awards 2026 menjadi bukti nyata keberpihakan mereka pada rakyat kecil. Dengan kebijakan ini, standar pelayanan kesehatan di Sumenep meningkat drastis dan dapat dinikmati secara merata.
Selain itu, keberanian pasangan ini dalam meresmikan Tugu Keris sebagai ikon daerah mendapatkan apresiasi dunia melalui MURI. Langkah ini tidak hanya soal estetika, tetapi juga membangkitkan kebanggaan kolektif masyarakat terhadap warisan leluhur.
Ke depannya, Bupati Fauzi dan KH Imam Hasyim berkomitmen untuk terus menjaga momentum positif ini. Setiap prestasi yang diraih menjadi tanggung jawab besar untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah optimis bahwa melalui kolaborasi yang solid, Sumenep akan terus mencatatkan sejarah baru sebagai kabupaten paling inovatif di Jawa Timur. Keberhasilan ini adalah kado bagi seluruh masyarakat yang senantiasa mendukung langkah pemerintah.
(*)
.jpg)

