- Disnaker Sumenep membuka pendaftaran pelatihan kerja gratis tahun 2026 untuk bidang tata boga, rias pengantin, dan tenaga keamanan (security).
- Program ini bertujuan menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM agar siap kerja maupun berwirausaha mandiri.
- Pendaftaran dibuka hingga 23 Februari 2026 dengan syarat khusus bagi masing-masing bidang pelatihan.
LANGGAMPOS.NET - SUMENEP - Kabar gembira bagi Anda warga Kabupaten Sumenep yang sedang mencari modal keahlian untuk terjun ke dunia kerja atau membangun bisnis sendiri.
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) resmi meluncurkan program pelatihan berbasis kompetensi tanpa biaya sepeser pun.
Langkah ini menjadi jawaban bagi tantangan ekonomi yang menuntut masyarakat memiliki sertifikasi dan kemampuan praktis.
Langkah ini menjadi jawaban bagi tantangan ekonomi yang menuntut masyarakat memiliki sertifikasi dan kemampuan praktis.
Lewat program ini, Pemkab Sumenep ingin memastikan putra-putri daerah tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri, tetapi menjadi pemain utama yang produktif.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Mustangin, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Menurutnya, ada target besar yang ingin dicapai melalui pelatihan tersebut.
Mustangin menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sumenep.
Fokus utama dari pelatihan tahun ini adalah penguatan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan oleh pasar saat ini. Ada tiga bidang keahlian yang menjadi sorotan utama dalam program pendaftaran kali ini.
Adapun bidang pelatihan yang disediakan meliputi tata boga, rias pengantin, dan tenaga keamanan (security), tanpa dipungut biaya bagi peserta yang memenuhi ketentuan. Ketiga bidang ini dipilih karena memiliki serapan tenaga kerja yang tinggi serta potensi usaha mandiri yang menjanjikan.
Mustangin menjelaskan visi di balik pemilihan materi pelatihan tersebut kepada media. Beliau berharap para peserta tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
“Program ini kami siapkan untuk melahirkan generasi yang kompeten, mandiri, dan memiliki karakter kuat,” ujar Mustangin, Rabu 18 Februari 2026.
Bagi masyarakat yang tertarik untuk bergabung, Disnaker telah menetapkan sejumlah persyaratan administrasi. Untuk pelatihan tata boga dan rias pengantin, syarat yang harus dipenuhi tergolong cukup mudah bagi warga lokal.
Calon peserta wajib memiliki KTP Kabupaten Sumenep sebagai bukti domisili resmi. Selain itu, mereka harus melampirkan salinan ijazah terakhir sebagai syarat kelengkapan berkas.
Rentang usia yang diperbolehkan adalah antara 18 hingga 45 tahun, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Syarat mutlak lainnya adalah calon peserta tidak sedang bekerja atau sedang menempuh pendidikan formal di sekolah maupun perguruan tinggi.
Jangan lupa juga untuk menyiapkan pas foto ukuran 3×4 dengan latar belakang merah. Mustangin menegaskan bahwa persyaratan tersebut ditetapkan agar program benar-benar menyasar pencari kerja aktif yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Sementara itu, bagi mereka yang lebih tertarik mendalami bidang tenaga keamanan (security), terdapat kriteria fisik tambahan yang harus diperhatikan. Hal ini berkaitan dengan standar operasional prosedur profesi tersebut.
Peserta diwajibkan memiliki KTP Kabupaten Sumenep dan melampirkan ijazah terakhir. Namun, batas usia untuk calon security lebih ketat, yakni mulai dari 18 hingga 35 tahun saja.
Tinggi badan juga menjadi poin penilaian penting. Untuk peserta laki-laki, minimal tinggi badan adalah 163 sentimeter, sedangkan bagi perempuan minimal 160 sentimeter.
Sama seperti pelatihan lainnya, peserta tidak boleh sedang bekerja atau menempuh pendidikan, serta harus menyerahkan pas foto 3×4 berlatar merah. Proses seleksi diprediksi akan berlangsung ketat mengingat tingginya minat masyarakat setiap tahunnya.
Masa pendaftaran ini memiliki durasi yang cukup singkat. Masyarakat diharapkan segera bertindak cepat untuk mengamankan slot kursi pelatihan yang tersedia.
Pendaftaran dibuka mulai 2 Februari hingga 23 Februari 2026. Pelatihan dijadwalkan berlangsung di kantor Disnaker Kabupaten Sumenep atau lokasi lain yang dinilai lebih representatif.
Mustangin mengimbau masyarakat agar segera mendaftarkan diri mengingat jumlah peserta yang diterima terbatas. Keterbatasan kuota ini dilakukan untuk menjaga kualitas pembelajaran agar tetap intensif dan efektif.
Antusiasme masyarakat terhadap program pelatihan kerja gratis setiap tahun memang diakui cukup tinggi oleh pihak dinas. Hal ini menunjukkan besarnya kemauan warga Sumenep untuk berkembang.
Mustangin berharap peluang ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga untuk meningkatkan keterampilan, memperluas akses kerja, dan menciptakan kesempatan usaha baru. Inilah saat yang tepat bagi pemuda Sumenep untuk naik kelas.
Informasi lebih lanjut mengenai teknis pendaftaran dapat diakses melalui kantor Disnaker setempat. Pastikan semua dokumen sudah lengkap sebelum batas waktu pendaftaran berakhir agar tidak kehilangan kesempatan berharga ini.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Mustangin, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Menurutnya, ada target besar yang ingin dicapai melalui pelatihan tersebut.
Mustangin menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sumenep.
Fokus utama dari pelatihan tahun ini adalah penguatan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan oleh pasar saat ini. Ada tiga bidang keahlian yang menjadi sorotan utama dalam program pendaftaran kali ini.
Adapun bidang pelatihan yang disediakan meliputi tata boga, rias pengantin, dan tenaga keamanan (security), tanpa dipungut biaya bagi peserta yang memenuhi ketentuan. Ketiga bidang ini dipilih karena memiliki serapan tenaga kerja yang tinggi serta potensi usaha mandiri yang menjanjikan.
Mustangin menjelaskan visi di balik pemilihan materi pelatihan tersebut kepada media. Beliau berharap para peserta tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
“Program ini kami siapkan untuk melahirkan generasi yang kompeten, mandiri, dan memiliki karakter kuat,” ujar Mustangin, Rabu 18 Februari 2026.
Bagi masyarakat yang tertarik untuk bergabung, Disnaker telah menetapkan sejumlah persyaratan administrasi. Untuk pelatihan tata boga dan rias pengantin, syarat yang harus dipenuhi tergolong cukup mudah bagi warga lokal.
Calon peserta wajib memiliki KTP Kabupaten Sumenep sebagai bukti domisili resmi. Selain itu, mereka harus melampirkan salinan ijazah terakhir sebagai syarat kelengkapan berkas.
Rentang usia yang diperbolehkan adalah antara 18 hingga 45 tahun, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Syarat mutlak lainnya adalah calon peserta tidak sedang bekerja atau sedang menempuh pendidikan formal di sekolah maupun perguruan tinggi.
Jangan lupa juga untuk menyiapkan pas foto ukuran 3×4 dengan latar belakang merah. Mustangin menegaskan bahwa persyaratan tersebut ditetapkan agar program benar-benar menyasar pencari kerja aktif yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Sementara itu, bagi mereka yang lebih tertarik mendalami bidang tenaga keamanan (security), terdapat kriteria fisik tambahan yang harus diperhatikan. Hal ini berkaitan dengan standar operasional prosedur profesi tersebut.
Peserta diwajibkan memiliki KTP Kabupaten Sumenep dan melampirkan ijazah terakhir. Namun, batas usia untuk calon security lebih ketat, yakni mulai dari 18 hingga 35 tahun saja.
Tinggi badan juga menjadi poin penilaian penting. Untuk peserta laki-laki, minimal tinggi badan adalah 163 sentimeter, sedangkan bagi perempuan minimal 160 sentimeter.
Sama seperti pelatihan lainnya, peserta tidak boleh sedang bekerja atau menempuh pendidikan, serta harus menyerahkan pas foto 3×4 berlatar merah. Proses seleksi diprediksi akan berlangsung ketat mengingat tingginya minat masyarakat setiap tahunnya.
Masa pendaftaran ini memiliki durasi yang cukup singkat. Masyarakat diharapkan segera bertindak cepat untuk mengamankan slot kursi pelatihan yang tersedia.
Pendaftaran dibuka mulai 2 Februari hingga 23 Februari 2026. Pelatihan dijadwalkan berlangsung di kantor Disnaker Kabupaten Sumenep atau lokasi lain yang dinilai lebih representatif.
Mustangin mengimbau masyarakat agar segera mendaftarkan diri mengingat jumlah peserta yang diterima terbatas. Keterbatasan kuota ini dilakukan untuk menjaga kualitas pembelajaran agar tetap intensif dan efektif.
Antusiasme masyarakat terhadap program pelatihan kerja gratis setiap tahun memang diakui cukup tinggi oleh pihak dinas. Hal ini menunjukkan besarnya kemauan warga Sumenep untuk berkembang.
Mustangin berharap peluang ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga untuk meningkatkan keterampilan, memperluas akses kerja, dan menciptakan kesempatan usaha baru. Inilah saat yang tepat bagi pemuda Sumenep untuk naik kelas.
Informasi lebih lanjut mengenai teknis pendaftaran dapat diakses melalui kantor Disnaker setempat. Pastikan semua dokumen sudah lengkap sebelum batas waktu pendaftaran berakhir agar tidak kehilangan kesempatan berharga ini.
(*)


